Kamis, 18 November 2010

Mengapa orang tua tidak merestui hubungan anaknya dengan pasangannya?

Sebenarnya apa alasan orang tua untuk ga menyetujui hubungan seorang anak dengan pacarnya?
Berikut beberapa alasan para orang tua :
1.Ingin hidup anaknya bahagia dan lebih baik dari kehidupan mereka
2.Merasa sudah hebat dan menginginkan menantu yang lebih hebat dari mereka
3.Fisik
4.Merasa kalau si anak akan bisa mendapatkan pasangan yang lebih dibandingkan pacar pilihannya pada saat itu
5.Masih terlalu dini untuk si anak menentukan pilihan hidup
6.Ingin menjodohkan sang anak dengan pilihan mereka
7.Pekerjaan


Pertama kita bahas dahulu alasan yang nomor satu "Ingin hidup anaknya bahagia dan lebih baik dari kehidupan mereka".
Sekarang yang patut dipertanyakan "Apakah jika si anak menikah dengan pasangan pilihannya belum tentu bahagia?"
Pasti alasan yang pertama salah.Malahan jika si anak memilih sendiri pasangan hidupnya,dia akan hidup sangat bahagia,karena dia sudah saling mencintai dengan pasangannya tersebut,dan cinta itulah yang akan membawa kebahagiaan.


Kedua,"Merasa sudah hebat dan menginginkan menantu yang lebih hebat lagi"
Hebat itu identik loh.Setiap manusia diciptakan berbeda-beda,memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda pula.Manusia yang merasa hebat itu termasuk orang yang sombong,yang selalu memandang keatas dan tidak memandang kebawah.Harusnya para orang tua menghindari hal tersebut yang akan mempersulit anak.
Mungkin pada saat ini pasangan si anak belum menjadi orang hebat,tapi siapa tau kalau suatu hari nanti ia akan menjadi orang yang sangat hebat dan sangat sukses?


Ketiga,"fisik"
Mengapa sebagian orang tua menilai seseorang dari fisiknya?
Mungkin mereka beranggapan anaknya yang hebat tidak pantas dengan orang tidak sesuai keinginan mereka dari segi fisik.Tapi ternyata itu salah.Fisik tidak menjamin kemungkinan.Fisik dapat berubah-ubah suatu saat seiring berjalannya waktu.Terkecuali memang sudah permanen,atau bisa saja kalau misalnya ada keajaiban Tuhan.


Keempat "Merasa kalau si anak akan bisa mendapatkan pasangan yang lebih dibandingkan pacar pilihannya pada saat itu"
Pede sekali orang tua yang seperti itu.
Ya kalau itu sesuai keinginan mereka.Bagaimana kalau Tuhan tidak menghendakinya?
Bisa jadi pilihan sang anak memang orang terbaik yang dianugerahkan Tuhan kepada si anak.
Harusnya orang tua memikirkan perasaan si anak dan pasangannya.Terimalah segala kekurangan dan kelebihan pasangan si anak.

Kelima "Masih terlalu dini untuk si anak menentukan pilihan hidup"
Memang jaman sekarang banyak anak berpacaran sewaktu masih duduk dibangku sekolah atau kuliah.
Tapi kan ga salah juga kalau cinta monyet itu benar-benar menjadi cinta sejati?
Mungkin saja Tuhan sengaja mempertemukan mereka lebih lama,dari sejak remaja.Dan mungkin saja Tuhan memang ingin selalu mempersatukan mereka.
Tidak ada kata terlalu dini.Sebagai seorang anak pasti tau batas kewajaran berpacaran selama masih duduk dibangku sekolah,si anak pasti bisa menjaga dirinya.Sebagai orang tua harusnya bisa menjaga hati si anak dengan merestui hubungannya dengan pasangannya.




keenam "Ingin menjodohkan sang anak dengan pilihan mereka"
Apa yakin jika si anak akan bahagia dengan pilihan hidup orang tua?
Mereka pasti akan bisa lebih bahagia jika mereka diizinkan untuk menjalin cinta dengan pilihan hidup mereka sendiri.Cinta yang dipaksakan tidak akan membuahkan kebahagiaan.Cinta itu suci dan sulit untuk medapatkan cinta.Bila menurut orang tua si anak akan merasa bahagia dengan pilihan mereka,yakinlah kalau anggapan tersebut salah.

Ketujuh "Pekerjaan"
Faktor ini mungkin banyak dijumpai.Banyak orang tua yang tidak menyukai pekerjaan pasangan anaknya.Orang tua menginginkan pekerjaan pasangan si anak itu hebat,mapan dan bergaji tinggi.Harusnya para orang tua memaklumi karena kehidupan itu berjalan seperti roda,saat ini dibawah,dan suatu saat nanti diatas.Pastinya para orang tua juga pernah mengalami kehidupan seperti roda yang naik turun,makanya jangan sombong dulu.
Uang itu bisa dicari,tapi cinta sangat sulit ditemukan,apalagi jika cinta tersebut benar-benar tulus dan suci.Ingatlah,uang tidak bisa membeli cinta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar